Mengajari anak makan sendiri memang tidak mudah. Namun dengan mengajarkannya makan sendiri, ada beberapa pelajaran yang bisa didapat buah hati. Pertama, pola disiplin, di mana anak saat makan harus dalam posisi duduk rapih. Selain itu mengajari anak makan pun bisa menstimuli perkembangan fisik, kognitif, emosi dan sosial si buah hati.
Belajar makan merupakan proses yang panjang, sama halnya dengan belajar berbicara ataupun belajar berjalan. Si buah hati harus melalui beberapa tahap sebelum ia mahir menggunakan sendok dan makan tanpa dibantu. Moms dan Dads memang harus extra sabar dalam menuntun si buah hati melalui setiap tahap.
Perlu diingat adalah sebuah hasil memerlukan proses, dan proses itulah yang lebih penting dan harus distimulasi dengan optimal. Saat si buah hati mulai dapat duduk sendiri tanpa dibantu. Ada baiknya gunakan high chair atau kursi makan bayi. Dengan duduk di high chair ia dapat bereksplorasi mengenai bentuk dan tekstur makanan melalui indra peraba.
Si buah hati juga perlu dipakaikan slabber atau celemek bayi. Gunanya slabber bayi ialah untuk menjaga pakaiannya agar tidak kotor saat si buah hati sedang belajar makan. Pilih slabber bayi lucu agar si buah hati semangat untuk belajar makan sendiri.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan Moms dan Dads saat mengajarkan si buah hati makan sendiri:
- Cuci tangannya dengan sabun dan semua perlengkapan makan harus dicuci bersih, aman, dan nyaman digunakan.
- Cari perlengkapan makan yang terbuat dari plastik (food grade), dengan ujung bulat dan tidak tajam agar tidak melukai si buah hati dan BPA free.
- Yakinkan si buah hati merasa aman dan nyaman di kursi makannya.
- Lengkapi si buah hati dengan slabber bayi lucu, tisu, atau lap.
- Berikan buah hati sedikit makanan bayi di mangkuknya dan sendok untuk memainkannya. Jika belum terampil, biarkan ia menggunakan tangannya.
- Tetaplah kita menyuapkan makanan yang sudah disiapkan sesuai porsinya sambil ia belajar makan sendiri.
- Jangan memberikan makanan bertekstur keras yang susah dikunyah dan menyebabkan tertelan utuh atau menyumbat tenggorokan.
Perlu dihindari mengancam, menghukum, atau menakut-nakuti si buah hati agar ia makan lebih banyak. Ini akan membuatnya merasa bahwa saat makan merupakan saat yang tidak menyenangkan dan bisa membuatnya trauma.
Jadi, jangan ragu dan takut untuk
mengajari anak makan sendiri ya, Moms. Dengan belajar makan sedini mungkin, sifat mandiri akan tertanam pada diri si buah hati.
Mau Lihat Artikel Terbaru, Mengenai Baby
Yuk Kunjungi Webistenya Disini Moms
blog.melindacare.com
Semoga Bermanfaat Moms
www.melindacare.com